Ambil Sendal, Kepleset, Pendaki Tewas di Lawu

MAGETAN - Seorang pendaki bernama Cipto Diyono, 61, warga Dusun Jenak, Desa Ngargoyoso, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah, tewas saat mendaki puncak Gunung Lawu.

Informasi yang dihimpun beritamagetan.com, korban bersama tetangganya Siman, 47, naik kepuncak Lawu melalui jalur Cemorokandang, Senin (11/11) pukul 07.15 Wib. Kurang lebih 200 meter dibawah Pos 3, sendal korban terlepas. Namun naas, saat hendak mengambil sendalnya, Cipto terpeleset dan jatuh kejurang sekitar 4 meter. "Melihat Cipto terjatuh, Siman lansung membopong korban sampai Pos 3. Siman mengira korban hanya pingsan. Namun setelah di cek, ternyata korban sudah meninggal," Ujar Palih Setiadi, anggota Magetan Rescure yang ikut dalam evakuasi.

Lanjut Palih, mengetahui temannya tewas, Siman memutuskan melapor ke pos induk Cemoro Kandang. Tim relawan dari Anak Gunung Lawu (AGL) yang mendapati laporan tentang tewasnya Cipto, langsung bertindak cepat. Mereka memberangkatkan dua anggotanya untuk mengecek kondisi korban. "Setelah di cek di pos 3, ternyata benar, Cipto telah meninggal. Keduanya lantas mengabarkan ke pos induk Cemorokandang untuk meminta bantuan," tambahnya.

Sementara itu, cuaca yang tidak bersahabat dan kabut tebal memperlambat proses evakuasi. Korban berhasil sampai pos induk Cemorokandang hari ini,
Selasa (12/11) pukul 03.00 Wib. Setidaknya ada 70 relawan yang bergabung dalam evakuasi tersebut. Mereka gabungan dari tim relawan Jawa Tengah dan Jawa Timur. (RUD)


Diberdayakan oleh Blogger.