Sepi Bro, Ledug Suro Kini hanya Seremoni

MAGETAN – Tradisi tahunan gelar budaya festival musik tradisional lesung bedug (ledug) di Magetan, sepertinya hanya sebatas seremoni belaka. Sebab, banyak masyarakat seolah tak lagi memiliki gereget untuk melihat aksi kesenian tradisional khas Magetan yang rutin digelar setiap awal bulan Suro atau Muharram ini. ‘’Wah, saya justru belum tahu kalau ada Ledug Suro. Memang ada ya? Sampai kapan? Kok saya belum tahu,’’ ucap Parman, salah seorang warga Kelurahan Selosari, Kecamatan Kota Magetan.

Ketidaktahuan Parman ini, sepertinya cukup beralasan. Sebab, dia mengaku tak mengetahui jika pemerintah bakal menggelar ajang tahunan tersebut. ‘’Kok tidak ada woro-woronya ya. Sepertinya tidak ada sosialisasi,’’ keluhnya.

Pantauan beritamagetan.com sendiri, saat gelaran festival musik tradisional Ledug Suro tersebut, memang tak banyak masyarakat umum yang menonton. Banyak kursi penonton yang kosong. Kalau pun terisi, hanya beberapa kalangan PNS yang masih berseragam dinas, serta sejumlah peserta lainnya. Masyarakat umum, tak banyak yang berada di sekitar panggung. Walhasil, kondisi tersebut, membuat para peserta hanya menyuguhkan aksinya di hadapan panitia dan peserta lainnya, bukan kepada masyarakat luas.

Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Magetan Winarto tak menampik jika festival rutin saat bulan Muharram tahun ini, sepi peminat. Meski begitu, Winarto berdalih jika pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait agenda rutin tersebut. Walau pun, upaya sosialisasinya itu hanya lewat radio. ‘’Kami sudah menyosialisasikan lewat media seperti radio,’’ kilah Winarto.

Dia mengaku wajar, jika hari-hari awal digelarnya festival Ledug Suro itu, tak banyak penonton. Biasanya, lanjutnya, penonton mulai banyak, saat adanya gelaran Ngalap Berkah Bolu Rahayu. Meski, banyaknya masyarakat saat kirab bolu rahayu itu, tidak untuk melihat Ledug, tetapi demi berebut bolu yang dipercaya bisa membawa berkah tersebut. ‘’Biasanya memang ramai (penonton Ledug Suro) saat ada kirab bolu rahayu,’’ tepisnya. (rud)
Diberdayakan oleh Blogger.