Nenek Tewas di Kolam Pemandian

KAWEDANAN - Pagi yang biasanya tenang berubah gempar di Dusun Gandek, Kelurahan Kawedanan, Magetan, Senin (16/12). Pasalnya, Parni (70), warga desa setempat tewas di kolam pemandian umum yang tak jauh dari rumahnya. Jasad korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di kolam sedalam dua meter.

Informasi yang berhasil dihimpun beritamagetan.com, Minggu (15/12) sore korban dicari pihak keluarga lantaran tidak terlihat dirumah. Namun keesokan harinya jasad korban ditemukan warga yang hendak mandi di kolam pemandian yang sering digunakan warga desa setempat. “Saat saya mau mandi di kolam itu, saya menemukan sandal, gayung, dan topi. Tapi tidak ada orangnya. Setelah saya perhatikan sekeliling, ada mayat yang mengapung,” ujar Kamiran, salah seorang saksi mata yang juga warga sekitar.

Melihat ada mayat dalam kolam, Kamiran langsung memanggil sejumlah warga. Warga yang berdatangan langsung mengakat jasad korban ke atas kolam. “Saat itu posisi korban tertelungkup ditengah tumbuhan eceng gondok. Saya dan warga langsung membawanya keatas kolam pemandian,” tambah Kamiran.

Diduga Nenek yang hidup sendiri tersebut tejatuh kekolam karena terpeleset lantaran kolam pemandian licin. “Kolam pemandian memang licin. Apalagi pas musim hujan gini. Sepertinya mbah Parni terpeleset dan tidak bisa berdiri. Soalnya dia juga punya sakit linu di kakinya,” ujar Karmin tetangga korban.

Dari hasil indentidakasi Polres Magetan, korban tewas murni kecelakaan atau terpeleset. Karena tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Jasad korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (RUD)
Diberdayakan oleh Blogger.