PAD Parkir Tak Capai Target

MAGETAN – Lahan parkir tampaknya masih menjadi kendala bagi Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Magetan dalam mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab, hingga awal Desember 2013, target pencapaian di sektor parkir baru mencapai 69 persen dari total target sebesar Rp 590 juta.

Minimnya pencapaian target tersebut diduga karena sebagian lahan parkir sudah dikelola SKPD lain. ‘’Contohnya parkir di dalam pasar tradisional, sekarang sudah dikelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan Magetan. Sedangkan target PAD parkir setiap tahun terus bertambah,’’ ujar Subroto, kepala Dishubkominfo Magetan, dikonfirmasi Senin (2/11).

Selain itu, lanjut Subroto, besarnya taget yang dibebankan membuat para juru parkir (Jukir) memilih untuk mundur, karena tidak sanggup memenuhi taget yang diberikan. ‘’Banyak juru parkir yang mundur lantaran tidak bisa memenuhi taget dari kami. Untuk mengatasi hal itu, kami menggabung dua wilayah parkir untuk dijaga satu juru parkir,’’ tambahnya.

Subroto membantah minimnya PAD dari sektor parkir lantaran adanya kebocoran. ‘’Dari 132 titik yang kami kelola, sudah kami cek dan pastikan tidak ada kebocoran,’’ tegasnya.

Sementara itu, di sektor lain seperti terminal dan pengendalian menara, diyakini bisa mencapai target. Hal itu dikarenakan, awal Desember 2013 ini, dari sektor tersebut sudah mencapai 94 persen. ‘’Untuk sektor lain, kami yakin bisa mencapai target. Bahkan pendapatan untuk pengujian kendaraan bermotor sudah tembus 132 persen,’’ tuturnya.

Secara keseluruhan, target PAD pada Dishubkominfo, sebesar Rp 2,96 miliar. Di awal Desember tahun ini, target sudah tercapai 96 persen. ‘’Saat ini untuk target keseluruhan sudah mencapai Rp 2,2 miliar. Jadi sisanya masih Rp 76 juta yang harus kami kejar,’’ tandasnya. (RUD)
 
Diberdayakan oleh Blogger.