Telak, Bupati Sumantri Dihina Mafia CPNS

Suko Winardi
BKD Terkesan Tertutup, Sehari Jelang Pengumuman

MAGETAN - Pengumuman hasil rekrutmen calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) Magetan, Selasa (24/12) pagi, rupanya mengundang perhatian banyak kalangan. Sebab, sejumlah nama yang tercantum sebagai peserta lolos seleksi, mayoritas diketahui sebelumnya menggunakan jalan belakang, alias calo. ‘’Kami yakin seribu persen (adanya calo). Sebelumnya, teman saya yang lolos ini, sesumbar ke kawan-kawan kalau dirinya pasti bisa lolos karena dititipkan bapaknya ke salah satu calo di Magetan,’’ terang salah seorang guru honorer di Magetan, Selasa (24/12).

Dari penuturan salah seorang sumber itu, kemampuan beberapa rekannya yang lolos seleksi itu, justru di bawah rata-rata. Namun, kenyataannya, dalam seleksi justru berada di peringkat tinggi. ‘’Mohon maaf, bukannya mau menjelek-jelekkan. Semua kawan-kawan sudah tahu kemampuan beberapa rekan kami yang lolos itu. Tak hanya sesumbar bisa lolos ujian, awalnya dulu, dia (peserta lolos dengan calo, Red) juga tahu duluan perihal dibukanya rekrutmen CPNS di Magetan, padahal belum diumumkan. Hebat kan calo-nya?’’ heran pria paro baya tersebut.

Hal senada juga diamini sejumlah peserta dari luar Magetan. Kepada beritamagetan.com, mereka menuturkan jika banyak pihak yang sebelumnya mengaku menggunakan calo, dan saat pengumuman, namanya tertera sebagai peserta lolos. ‘’Kami prihatin dengan kualitas pemerintahan di Magetan. Kenapa pejabatnya seperti munafik! Bilang bersih, tapi rupanya masih banyak calo gentayangan,’’ ucap pengajar muda yang enggan disebut namanya ini.

Sayang, sejumlah pihak yang awalnya sesumbar menggunakan calo tersebut, enggan menyebutkan siapa nama calo tersebut. Hanya saja, seluruhnya mengaku jika harus menebus harga predikat Abdi Daerah ‘sogokan’ itu dengan duit ratusan juta rupiah. ‘’Saat pengumuman kelulusan, teman saya yang lulus ini justru susah dihubungi. Sepertinya dia cukup ketakukan kalau kedoknya terbongkar,’’ terang sumber yang tinggal di luar Magetan itu.

Sementara itu, munculnya sejumlah calo tersebut juga diamini Ketua DPRD Magetan Joko Suyono. Pentolan legislatif Magetan ini mengaku Selasa pagi (24/12) mendapat banyak laporan terkait keluhan adanya calo yang gentayangan tersebut. ‘’Kalau memang nanti ada opini atau rumor kuat, syukur ada laporan, langkah riil pasti saya lakukan!’’ tegas Joko Suyono.

Di sisi lain, keberadaan rekrutmen CPNSD Magetan yang terkesan kotor tersebut, rupanya selaras dengan sikap Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat. Sehari sebelum diumumkan (23/12), Kepala BKD Magetan Suko Winardi sangat tertutup dengan sejumlah wartawan yang menemuinya. Pun, kepada beritamagetan.com, Suko terkesan menghindar. ‘’Saya akan rapat. Ke humas (Bagian Humas dan Protokol) saja, semua data sudah di sana,’’ ketus Suko sambil berlalu.

Sekretaris BKD Magetan juga mengaku bahwa pihaknya dilarang atasannya untuk tidak memberikan data kelulusan kepada kalangan media. Bahkan, wanita berbadan subur itu mengaku bahwa pengumuman hanya akan dimonopoli oleh satu media. ‘’Data (kelulusan) sudah ada. Tapi kata bapak (kepala BKD, Red) tidak boleh dikeluarkan. Nanti akan dikirim ke (menyebut satu media) saat deadline. Bukan ke media anda,’’ terangnya.

Kabag Humas dan Protokol Setda Magetan Saif Muchlissun, yang biasanya terbuka dengan kalangan media, hari itu sepanjang siang hingga sore susah untuk ditemui. Pun, tak ada jawaban dan kejelasan terkait rencana pengumuman CPNSD Magetan dari sejumlah stafnya. ‘’Maaf, saya masih di lapangan,’’ pesan singkat Saif Muchlissun, Senin (23/12) sore.

Petang harinya, Mukhlis-sapaan akrab Saif Muchlissun-kembali mengirim pesan singkat bahwa pihaknya meminta wartawan untuk menunggu hasil pengumuman Selasa (24/12) pagi. ‘’Saya sudah perjalanan pulang. Besok pagi saja ke kantor,’’ terang Mukhlis.

Sekadar mengingat, sejumlah calo tersebut, seolah mencoreng nama Bupati Magetan H Sumantri. Sebab, sebelumnya bupati Sumantri memastikan bahwa rekrutmen CPNSD Magetan bersih dari calo dan joki. Namun, realita di lapangan, calo bergentayangan dan seolah dibeking sejumlah oknum pemerintahan.
Rekrutmen CPNSD Magetan sendiri, membuka 50 formasi. Dari total 5313 pendaftar, peserta yang memenuhi syarat sebanyak 4641 orang. Sedangkan 672 sisanya dipastikan tak memenuhi syarat. (RUD)

Diberdayakan oleh Blogger.