Depresi Berat, Ibu Empat Anak Nekat Gantung Diri

KAWEDANAN – Warga Dukuh Setren, Desa Giripurno, Kecamatan Kawedanan dibuat geger oleh Rukminah (49) warga desa setempat. Pasalnya, ibu empat anak ini nekat mengahiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban ditemukan pertama kali oleh anak ketiganya Rudi Ardianto (19), sekitar pukul 09.30 WIB dibelakang rumah tetangganya.

Saat itu Rudi mengaku kebingungan mencari Rukminah yang tidak terlihat sejak pagi. Saat melewati belakang rumah tetangganya Imam Said, dirinya mendapati ibunya sudah tidak bernyawa. “Saat saya melintas belakang rumah pak Imam, saya melihat ibu saya sudah meninggal dengan posisi menggantung,” ujar Rudi.

Diduga tewasnya Rukminah akibat Depresi. Hal itu lantaran korban terlilit hutang pasca menikahkan Susilowati (25), anak pertamanya pada Pebruari 2013 lalu. Pernyataan tersebut dibenarkan oleh salah seorang tetangga korban Jamiran, ia mengatakan sejak menikahkan anak pertamanya kelakukan Rukminah menjadi aneh. “Sejak menikahkan anak perempuanya setahun lalu, Rukminah terlihat aneh. Kadang dia merasa ketakutan sekali, padahal tidak ada penyebabanya. Beberapa bulan terahir dia juga sering menyendiri,” ujar Jumiran.

Sementara itu, Jasad korban telah di evakuasi ke rumah duka saat petugas Identifikasi datang ke TKP. Rukminah sendiri memiliki 4 anak yakni, Susilowati (25), Agung prianto (22), Rudi Ardianto (19) dan Rahmawati (16) yang kini masih duduk dibangku SMAN 1 Kawedanan.

Wakapolsek Kawedanan Ipda Purnomo mengatakan, dari identifikasi jasad korban, Rukminah tewas murni akibat gantung diri. Hal itu dengan ditemukan bekas jeratan tali di leher korban. Petugas juga mengamankan barang bukti tali warna biru sepanjang 2 meter yang diduga digunakan korban untuk menggantung. “Korban tewas murni gantung diri. Kami tidak menemukan bekas kekerasan atau yang lainnya,” ujar Purnomo.(RUD)


Diberdayakan oleh Blogger.