Kurang Sosialisasi, BPJS Sepi

MAGETAN - Sudah tiga hari berlakunya sistem Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan. Namun masyarakat yang mendaftar untuk memanfaatkan program ini belum juga terlihat. Sejak 1 Januari 2014 mulai berlakunya BPJS, baru dua orang yang mendaftar di kantor BPJS Magetan.

Bambang Nyotosaputro, petugas BPJS Magetan mengatakan, kebanyakan orang yang datang hanya bertanya informasi tentang program baru pemerintah tersebut. “Masyarakat yang datang kebanyakan hanya sekedar minta informasi saja. Kalau yang mendaftar baru dua orang,” jelasnya, Jumat (3/1).

Mereka yang datang, lanjut Bambang, kebanyakan menanyakan soal persyaratan pendaftaran serta keuntungan apa yang didapat. “Mereka banyak yang tanya apa yang dibutuhkan untuk persyaratan pendaftaran. Dan bagaimana pelayanan yang didapatkan nantinya,” tambahnya.

Terkait kurangnya sosialisasi tentang program baru pemerintah tersebut, Bambang menampik hal itu. Bambang mengatakan, Pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan berbagai cara. “Sosialisasi kami tidak hanya mendatangi institusi saja. Tapi juga melalui media elektronik juga,” tuturnya.

Sementara itu, Widarti (47), warga Jonggrang, Kecamatan Barat, mengaku masih bingung tentang persyaratan untuk mendaftar BPJS. Dirinya hanya mengetahui program baru pemerintah itu dari siaran televisi. “Saya kesini hanya bawa KTP dan KK saja. Untuk syarat lainnya saya belum tahu. Maka dari itu saya kesini mau tanya masalah itu” ujarnya saat di kantor BPJS Magetan. (RUD)

 
Diberdayakan oleh Blogger.