RSUD dr.Sayyidiman Magetan Terancam Bangkrut

Bimo Saparto
MAGETAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.Sayyidiman Magetan terancam bangkrut. Hal itu lantaran klaim belum dibayarnya klaim Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebesar Rp 6,4 miliar.

Dari data RSUD dr.Sayyidiman Magetan, klaim PT. Askes selama tiga bulan dari bulan November sampai Desember tahun 2013 mencapai Rp 3,3 miliar. Sedangkan klain BPJS Kesehatan dibulan Januari tahun 2014 mencapai Rp 2 miliar. Hal itu masih ditambah klaim Jamkesda sebanyak Rp 1,1 miliar, alhasil total keseluruhan mencapai Rp 6,4 miliar.

Menurut Humas RSUD dr.Sayyidiman, Bimo Saparto, bila selama tiga bulan klaim tersebut tidak segera dilunasi, hal itu akan menggangu pelayanan di rumah sakit tersebut. ‘’Kalau hal ini terus berlanjut selama tiga bulan, hal itu akan mempengaruhi kinerja pelayanan di rumah sakit,’’ jelasnya kepada wartawan, Selasa (18/3).

Bimo berharap, pembayara tersebut agar segera terealisasiakan. Pasalnya, rumah sakit membutuhkan dana tiap bulan berkisar Rp 2miliar tiap bulannya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya menggunakan dana cadangan rumah sakit yang masih tersisa Rp 5 miliar. ‘’Untungnya kami masih punya dana cadangan sebesar Rp 5 miliar. Dengan rincian Rp 3,4 miliar Berupa barang dan Rp 1,6 miliar kas rumah sakit. Semoga hal ini tidak berlarut-larut,’’ harapnya.

Sementara itu, untuk pengadaan obat, pihaknya rumah sakit terpaksa utang pihak penyedia obat yang sudah menjadi mitra RSUD dan menunda pengadaan sejumlah alat kesehatan lainnya. ‘’Kami sudah melakukan koordinasi, namun belum ada kejelasan lantaran masih dalam tahap vertifikasi,’’ tambah Bimo. (RUD)
Diberdayakan oleh Blogger.