Silaturahmi di Magetan, Mas Ibas ke Pesantren dan Nonton Wayang

MAGETAN – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY), kembali mengunjungi Magetan. Sepertinya, putra bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini, benar-benar menikmati saat berada di kota yang berada di kaki Gunung Lawu ini. Apalagi, sambutan hangat datang dari masyarakat setempat, kala Mas Ibas-sapaan karib EBY-hadir di tengah-tengah masyarakat Magetan.

Seperti yang terjadi pada Selasa (11/3) malam kemarin, misalnya. Saat silaturahmi ke Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Desa Rejomulyo, Kecamatan Barat, Magetan, ribuan masyarakat hadir untuk sekadar pingin melihat lebih dekat simpul senyum khas Mas Ibas. Di ponpes pimpinan KH Gandung itu, selain bertemu dengan ribuan masyarakat, Mas Ibas juga bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh agama dan masyarakat Magetan.

Dalam sambutannya, calon anggota legislatif (Caleg) DPR-RI Partai Demokrat Nomor Urut 1 dari Dapil VII Jatim ini mengungkapkan sejumlah hal. Salah satunya adalah manfaat silaturahmi. ‘’Dengan silaturahmi ini, kami berharap supaya Allah SWT senantiasa memberikan kita panjang umur, didekatkan dengan rezeki. Dengan silaturahmi ini pula, kerukunan bisa tercipta, persatuan dan kesatuan juga terus terjaga,’’ ujar Mas Ibas.

Dia berharap, masyarakat Magetan mampu senantiasa menjaga dan meningkatkan tali silaturahmi dengan sesama. Sebab, kata Mas Ibas, semua adalah saudara yang harus terus dijaga kerukunannya.

Sementara itu, KH Gandung, pimpinan Ponpes Nurul Hidayah Rejomulyo mengaku bangga bisa dikunjungi Mas Ibas. Dia berharap, kedatangan putra Presiden RI SBY ini mampu membawa keberkahan tersendiri, khususnya masyarakat Magetan. ‘’Kami senantiasa mendoakan, supaya seluruh tujuan dan harapan Mas Ibas beserta keluarga, bisa dikabulkan Allah SWT. Serta diberikan kemudahan dalam menjalankah amanah rakyat,’’ harap KH Gandung.
Usai silaturahmi di Ponpes KH Gandung, Mas Ibas langsung menuju Lapangan Purwodadi, Kecamatan Karangrejo, Magetan. Di tempat ini, Mas Ibas larut bersama ribuan masyarakat dalam gelaran wayang kulit yang disuguhkan oleh dalang Bupati Tegal Enthus Susmono. Lakon yang diangkat berjudul Bima Bungkus.

Pagelaran wayang semalam suntuk ini, memang sengaja diadakan. Selain untuk menghibur warga Magetan, gelaran ini sekaligus wujud kepedulian Mas Ibas terhadap budaya warisan leluhur. ‘’Sebagai generasi penerus, kita harus terus melestarikan budaya adiluhur warisan nenek moyang yang penuh dengan petuah-petuah kebaikan seperti wayang ini. Apalagi, wayang adalah gambaran perilaku manusia yang di dalamnya banyak sekali pelajaran yang dapat diambil hikmahnya. Kalaui tidak kita siapa lagi yang akan meneruskannya,’’ tandas Mas Ibas. (RUD)
Diberdayakan oleh Blogger.