Lima Pendaki Tewas di Gunung Lawu Tak Tercatat di Pos Pendakian Magetan

Magetan - Musibah tewasnya lima pendaki asal Ngawi di Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur, diduga  tidak terdaftar di buku absen pos 1 Cemoro Sewu, Magetan. Informasi dari petugas Tima SAR, para korban mendaki melalui Cemoro Kandang yang masuk wilayah Jawa Tengah.

Informasi yang digali detikcom, sejak Jumat (16/10/2015), di Pos 1 Cemoro Sewu, Magetan,  sudah tutup. Sehingga petugas penjaga pos sudah tidak melayani pendaftaran pendakian."Sudah tidak menerima pendaki lagi sejak Jumat disebabkan kondisi cuaca buruk," ujar Hendrik, salah satu anggota SAR Magetan, Minggu (18/10/2015).

Diduga para korban memilih jalur barat yakni di Pos Cemoro Kandang, Jawa Tengah, sebab di jalur pendakian dari tempat tersebut kondisi cuaca kemungkinannya lebih bagus dari pada di Pos Cemoro Sewu, Magetan.

Sampai saat ini sejumlah petugas gabungan masih berada di lokasi Pos 3 untuk mencari para korban tewas.

Kelima jasad pendaksi yang terbakar itu ditemukan di lereng, antara pos 3 dan 4. Dari lima korban tewas, tiga berjenis kelamin perempuan dan dua laki-laki.

Sementara terdapat satu orang pendaki yang diketemukan dalam kondisi selamat tapi kondisinya mengenaskan yaitu Eko Nurhadi (45). Eko sempat dilarikan ke Rumah Sakit dr. Sayidiman, Magetan, karena mengalami luka bakar hingga 50 persen.

Sedangkan lima korban tewas yang belum diketahui namanya, saat ini masih di lokasi kebakaran.

Penemuan lima pendaki yang tewas ini dilaporkan kali pertama ke petugas pos 1 oleh seorang pendaki asal Semarang bernama Maisuri Salim.

Belakangan ini Gunung Lawu dilanda kebakaran hutan. Bahkan sampai saat ini kebakaran masih terjadi.
(ugik/van)


Sumber : detik.com
 

Diberdayakan oleh Blogger.