Pasca Kebakaran, Pemilik Kios Masih Trauma Bangun Lagi.

Magetan - Masih ingat Kebakaran yang terjadi di pasar sayur magetan pada bulan September (21/9) kemarin,? Kabakaran yang menghanguskan 15 kios tersebut ternyata masih meninggalkan trauma yang dalam bagi pemiliknya.

Hingg kini, sebagian besar mereka  masih belum bangkit lagi untuk membangun kiosnya, lantaran masih trauma dengan kejadian yang telah menimpanya.

Seperti Sutris, pemilik kios nomer tiga dari utara ini misalnya, dirinya masih trauma jika ingat kejadian bulan kemarin,melihat nyala api yang berkobar tinggi di dekatnya, saat dirinya berjuang menyelamatkan barang- barang yang ada di dalam kiosnya.” Kalau ingat kejadiannya saya masih merasa  takut mas, bayangkan api berkobar tinggi di dekatku waktu itu, dan aku ada di dalam kios menyelamatkan barang- barang saya, sudah habis pikiran saya waktu itu,” Urainya.(7/10)

Selain trauma, lanjut sutris, dirinya bersama rekan – rekan yang kiosnya terbakar saat ini masih bingung mencari modal untuk mengawali usahanya kembali,” modal untuk membangunnya lagi itu yang masih harus mencari lagi, kalau semi permananen minimal sekitar 10 jutaan, kami masih bingung cari modal kemana ini,” tambah pria warga jalan Kalimantan ini.

Hal senada diungkapkan warso,warga bedagung, Plaosan, para pemilik kios ini masih trauma jika ingat kejadian yang menimpanya, ditambah harus memulai  dari awal  lagi semua usahanya yang sudah dirintis sejak puluhan tahun ini,” Trauma akan kajadian ditambah harus mencari lagi modal untuk memulainya lagi, itu yang dirasakan saat ini.” Jelasnya.

Seperti diketahui, pasca kebakaran pemerintah kabupaten magetan, dalam hal ini Disperindag magetan sudah dua kali  menggelar pertemuan dengan para pedagang pasar sayur magetan, dari pertemuan itu, disimpulkan jika pasar tersebut dikategorikan sebagai pasar bisnis sehingga  bagi korban tidak mendapatkan bantuan social.(MK)

Diberdayakan oleh Blogger.