Rekanan Lari, Proyek Embung di Sumberdodol Sebulan Mangkrak

Ilustrasi
Panekan - Pembangunan embung di RT 1, Rw 1 Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan diduga siluman. Selain tidak ada papan proyek, pembangunan yang dikerjakan awal Juni lalu, sudah sebulan lalu tidak jelas jluntrunganya. Hal ini lantaran di tinggal lari oleh pekerja proyek.

Sesuai Pepres No 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas peraturan presiden nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah, pasal 80 ayat (4) huruf ( b) jelas berbunyi Pengumuman atas penetapan Penyedia Barang atau Jasa yang dilakukan melalui Pelelangan atau Pemilihan Langsung, diumumkan secara terbuka pada  papan pengumuman resmi dilokasi proyek untuk masyarakat.

Dari pantauan, Proyek yang berdiri diatas tanah bengkok desa dengan luas 40 meter dan kedalam 7 meter ini, baru memasuki tahap pengerukan saja, dan sejak 20 September lalu kegiatan pekerjaan proyek embung di kawasan ini sudah tidak ada lagi. Sartono(43), warga sekitar mengatakan, sudah sebulan lamanya proyek embung ini tidak berjalan lagi. Dirinya mengaku juga tidak tahu menahu terkait kontraktor pekerja proyek dan asal muasal proyek yang diduga siluman ini. ‘’Sudah sebulan tidak dikerjakan. Padahal baru ngeruk buat lubangan embung. Kami (Masyarakat Sumberdodol.red) tidak tahu terkait proyek ini, wong yang ngerjakan dari mana juiga gak tahu,” tuturnya.

Sartono mengungkapan, proyek embung di wilayah Desa Sumberdodol di rasa salah sasaran, masalahnya wilayah ini termasuk kategori subur dan tidak pernah mengalami kesulitan air. ‘’Menurut kami, proyek embung di sini kurang pas, wong desa ini subur dan sumber mata air banyak kok malah di bangun embung,” ujarnya sambil menyebutkan lahan pertanian di wilayah ini berjumlah 200 hektar.

Sementara itu, Kepala DPU Pengairan, Purnomo mengaku tidak tahu menahu seputar proyek yang diklaim milik DPU Pengairan Provinsi Jatim itu. Dirinya hanya mendapat surat tembusan dari UPT DPU Pengaiaran Jatim cabang Madiun pada awal Mei lalu, yang memberitahukan adanya pekerjaan embung di Desa Sumberdodol Kecamatan Panekan dari Juni hingga September. ‘’Saya tidak tahu soal proyek Embung Sumberdodol itu. Dinas Pengairan Magetan cuman diberi tembusan saja kalau DPU Pengairan provinsi Jatim akan membangun embung mulai bulan Juni-September di Desa Sumberdodol Kecamatan Panekan,,’’ jelas Purnomo.

Purnomo membeberkan, proyek yang diklaim berbentuk swakelola itu, tidak jelas besaran anggaranya, dan kontraktor pelaksananya. ‘’Soal anggarannya berapa, luasnya berapa, siapa pekerjanya kami juga tidak tahu,’’ pungkapnya. (roh/rud)
Diberdayakan oleh Blogger.