Kanit Laka: Murni Celaka, Tak Ada Unsur Lain

MAGETAN – Celaka di jalur Magetan-Sarangan yang melibatkan mobil Toyota Avanza dengan Honda Tiger, pagi tadi, menjadi perhatian cukup serius. Terbukti, beberapa masyarakat antusias untuk mengetahui kondisi evakuasi para korban yang meninggal dunia. Apalagi, didukung kondisi jalan yang ekstrim, dan hari ini kondisi jalur tersebut kondisi lalu lintas tidak terlalu padat, mengingat bukan hari libur.

Kanit Laka Lantas Polres Magetan IPDA Sukarno, menegaskan bahwa selain dilakukan evakuasi dan identifikasi, juga dilakukan sejumlah pendalaman penyelidikan. Meski begitu, sejauh penyelidikan awal, disimpulkan bahwa kejadian tersebut murni kecelakaan. ‘’Sejauh ini kami tidak mendapati faktor lainnya. Pengemudi mobil juga tidak dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras atau narkoba,’’ terang Sukarno. ‘’Kesimpulan awal kami, kejadian tersebut murni kecelakaan,’’ imbuhnya.

Dengan kondisi tersebut, Sukarno berharap supaya pengguna kendaraan yang melintasi jalur tersebut, bisa berhati-hati. Apalagi, saat ini Magetan tengah diguyur hujan deras. ‘’Kiranya perlu hati-hati melintasi jalur tersebut. Selain jalurnya yang menikung dan menanjak, cuaca sekarang ini juga hujan deras,’’ imbaunya saat diklarifikasi Lintasmagetan.com petang ini.

Sebagaimana diketahui, nahas terjadi di jalur Magetan-Sarangan pada pagi ini. Dua orang tewas dalam kejadian tersebut. Kejadian bermula saat Honda Tiger bernopol AE 3282 SH yang dikendarai Eko Sanjaya, 23,  warga Desa Ngumpul, Kecamatan Balong, Ponorogo bersama Sigit Pramono, 23, warga Desa Jati, Kecamatan Balong, Ponorogo, diduga pecah ban belakang. Karena tidak bisa mengendalikan motornya tersebut, akhirnya menghantam mobil Avanza bernopol B 2144 PT yang dikendarai Budi Karyanto warga Desa Bogem, Kecamatan Sukomoro, Magetan.

Dalam kejadian tersebut, Eko Sanjaya tewas seketika di tempat kejadian. Sedangkan temannya Sigit, mengembuskan napas terakhir saat dilarikan ke rumah sakit. (mk/rud)
Diberdayakan oleh Blogger.