Program Vasektomi BPPKB Gagal Lantaran Istri Peserta Hamil

Ilustrasi 
Magetan - Program Keluarga Berencana (KB) melalui Vasektomi yang di lakukan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berecana (BPPKB) Magetan gagal. Hal ini setelah istri salah satu peserta yang mengikuti program KB untuk pria ini, mengaku hamil setelah melakukan hubungan intim dengan sang suami.

Tercatat di BPPKB Magetan, selama tahun 2014, sedikitnya 20 pria dewasa telah mengikuti program Vasektomi dengan anggaran 300 ribu per orang yang dikucurkan dari APBN. 

Kejadian ini menimpa, Wiji Lestari, 40, warga KPR Taman, Kecamatan Panekan. Istri dari akseptor tahun 2010, Hadi Suroso, 45, kini mengaku hamil 4 bulan setelah melakukan hubungan intim. Ironisnya, ia baru mengetahui hamil ketika usia kandunganya telah berjalan 1,5 bulan. ‘’Sekitar bulan Juni kemarin, saya pergi ke tukang pijit dan di bilangin kalau saya hamil 1,5 bulan. Saya bingung, padahal suami saya ini ikut program KB Vasektomi, kok bisa hamil itu bagaimana,” ujar ibu 3 anak ini.

Wiji mengungkapkan, pasca melakukan Vasektomi di Desa Sumbersawit, Kecamatan Sidorejo yang dilakukan BPPKB pada tahun 2010, hingga kini ia maupun suaminya tidak pernah diberi sosialisasi terkait dampak jangka panjang program ini. ‘’Sejak ikut program ini tahun 2010 lalu, saya dan suami juga tidak tahu dampak jangka panjang vasektomi itu. Apa tetap bisa hamil atau tidak, soalnya BPPKB juga tidak pernah mensosialisasikannya ke kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang KB BPPKB, Mitahuddin berdalih, gagalnya program Vasektomi pada akseptor Hadi Suroso, akibat sisa cairan sperma pada saluran kemaluan yang telah di potong melalui Metode Oprasi Pria (MOP). Pastinya peserta tidak menggunakan kondom pada saat berhubungan suami istri. ‘’Kalau pastinya saya kurang tahu, karena itu yang mengetahui persis adalah medis. Namun dari pengalaman kami, biasanya cairan sperma pada saluran sperma yang sudah di potong melalui MOP masih ada. Dan Akaseptor tidak menggunakan kondom saat berhubungan,” dalihnya. (roh/rud)

 
Diberdayakan oleh Blogger.