Terpeleset di Tambang Padas, Marto Saiman Tewas

Plaosan – Niat hati merumput, justru berbuah celaka. Itulah yang dialami Marto Saiman, pria asal Desa Randugede, Kecamatan Plaosan ini harus meregang nyawa, tepat di lokasi penambangan batu padas, di Dukung Genggong, Desa Randugede, sekitar pukul 10.00 WIB pagi ini (5/11).
 
Tak langsung meninggal di lokasi, korban sempat dilarikan ke UGD RSUD dr Sayyidiman Magetan. Namun, tak lama dirawat intensif di UGD, pria 50 tahun itu akhirnya mengembuskan nafas terakhir. ‘’Sekitar pukul 10.30 WIB tadi, masuk UGD. Dan jelang azan dhuhur, beliau meninggal dunia,’’ terang Mulyani, salah seorang perangkat Desa Randugede, yang turut mengantar ke UGD.

Dijelaskan Mulyani, awalnya Marto Saiman berniat untuk mencari rumput di sekitar lokasi penambangan batu padas di daerahnya itu, yang masuk wilayah Dukuh Genggong, RT 4, RW 1, Desa Randugede.
 
Celakanya, nahas menimpa korban. Sebab, belum lama mengumpulkan makanan untuk ternak tersebut, korban justru terpeleset dan jatuh dari ketinggian sekitar 5 meter. ‘’Akibat kondisi itu, kepala korban terbentur hingga memar, dan kakinya patah,’’ tandas Mulyani.

Pria yang kesehariannya bekerja serabutan itu, sebenarnya direncanakan hendak dirujuk ke RSUD dr Soedono Madiun. Sebab, luka yang dialami akibat terjatuh itu, dinilai cukup serius. Sayangnya, belum sempat dirujuk, luka parah yang dialami Marto Saiman, keburu merenggut nyawanya. ‘’Kami tidak menduga, beliau meninggal secepat ini,’’ pilu Mulyani yang juga Jogoboyo Desa Randugede tersebut.
 
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Plaosan AKP Ruwajianto menegaskan masih akan mendalami kejadian tersebut. ‘’Kami masih akan cek ke lokasi,’’ tegas Ruwajianto. (mk/rud)


Diberdayakan oleh Blogger.