TKD Tidak Jelas, PNS Fungsional Klaim Pemkab Tak Serius

Magetan – Tuntutan ribuan PNS fungsional umum terkait Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) dari Pemkab Magetan, tampak hisapan jempol belaka. Pasalnya pembahasan besaran TKD hingga kini tidak jelas.Bahkan, Pemkab Magetan mengklaim 2016 PNS Funsional Umum belum mendapatkan TKD.
 
Dari data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Magetan,  tercatat sedikitnya ada 3.000 PNS menjabat sebagai Funsional Umum. Terdiri dari 350 Staff PNS di 15 lembaga teknis daerah meliputi 9 Badan dan 6 Kantor, 400 Staff PNS di 18 Kecamatan dan 27 kelurahan, 300 orang di 9 lembaga Setda Magetan, dan 1.950 PNS di 13 SKPD, yang menuntut adanya dana TKD diluar gaji pokok sebesar Rp.1,8 juta.
 
Pernyataan ini disampaikan Plt. Sekda Magetan Mei Suhartini. Mei mengatakan, terkait TKD pihaknya masih belum bisa memastikan kapan diberikan dan besaran TKD yang akan di terima. Bahkan, ia menjamin pada 2016 mendatang tidak ada TKD. ‘’Ini masih terus dibahas, kalau besaran dan paling lama kapan diberikan saya tidak tahu, yang jelas tahun 2016 TKD belum bisa,” ujar Mei.
 
Untuk perkembangan mengenai TKD, Mei  mengaku tidak tahu menahu. ‘’Kalau perkembangannya sampai mana saya tidak tahu,” tambahnya.
 
Sementara itu, sikap Pemkab Magetan menuai kritik pedas dari sejumlah PNS Funsional Umum. Mereka mengklaim Pemkab tak serius memperjuangkan hak mereka. ‘’Ini bukti pemkab tak serius bahas TKD kami,” ujar saah satu PNS Fungsional Umum di lingkup Setda Magetan yang minta namanya tidak disebutkan dengan alasan keamanan.
 
Diketahui sebelumnya, ribuan selebaran gelap yang mengatasnamakan PNS fungsional Umum Pemda, Kantor, Badan, Kecamatan dan dinas membanjiri halaman dan parkiran kantor Sekertariat Daerah Kabupaten Magetan, pada Kamis (3/9/2015) lalu. Selebaran itu mengklaim sebagai PNS Marginal (Terpinggirkan,red). Mereka menuntut adanya Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang diklaim sebagai hak yang harus di berikan Pemkab Magetan. (roh/rud)
Diberdayakan oleh Blogger.