Puluhan Pedagang Keluhkan Pungli Terminal Pasar Wisata

Foto: Ilustrasi Pungli
Magetan - Ratusan  Pedagang Sayur  yang menggelar dagangannya di Terminal Pasar Wisata Plaosan, mengeluhkan maraknya Pungutan Liar (Pungli) di kawasan ini.

Sedikitnya 100 pedagang di kawasan ini, mengeluhkan tarikan  sebesar Rp 2.000 per pedagang, yang di lakukan oleh Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Magetan, setiap harinya.


Salah satu pedagang Etek lawu, Suryati (45) warga Rt 17 Rw 2 Kelurahan/kecamatan Plaosan mengaku, setiap hari dirinya selalu membayar 2.000 rupiah ke petugas Dishubkominfo. Tarikan itu dirasa sangat memberatkan, karena tidak sebanding dengan hasil dari berjualan di kawasan terminal ini.

” Kami sering di tarik biaya parkir Rp 2.000 dari Dishub katanya untuk biaya parkir, padahal hasil dari berjualan tidak selalu menentu,” ujarnya.

ibu 3 anak ini,  menyangsikan legalitas retribusi parkir yang dilakukan pihak Dishub itu, pasalnya penarikan  retribusi kepada pedagang tidak pernah menggunakan karcis. Bahkan ia mengungkapkan pada 2015 lalu maraknya Pungli ini sempat di protes oleh pedagang.

” Itu legal atau ilegal kita juga tidak tahu, wong tidak pernah ada karcisnya. Bahkan tahun 2015 kemarin sempat diprotes pedagang sini karena terlalu besar,” aku ibu yang sudah 2 tahun  berjualan di kawasan ini.(ROH/MK)

Diberdayakan oleh Blogger.