Tagih Janji Perbaikan Jalan, Warga Ancam Lurug Kantor DPU-BMCK

Foto: Jalan Di Mategal(google)
Magetan- Hancurnya 3 Kilometer jalan alternatif penghubung kabupaten Magetan dan Kabupaten Ponorogo, tepatnya di desa Mategal, sejak 2 tahun terakhir. Membuat warga sekitar berang.

Bahkan, warga mengancam akan melurug kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Cipta Karya (DPU-BMCK) Magetan di jalan Ndoyo Kota Magetan itu, bila janji perbaikan jalan yang menjadi satu satunya akses penunjang ekonomi warga itu tidak segera direalisasikan.

Jayadi (43) warga Dukuh Gangsiran Desa Mategal Kecamatan Parang mengatakan, sikap keras warga ini cukup beralasan. Pasalnya hampir 3 hari sekali ada saja pengendara  yang jatuh bila melintasi jalan ini. Mulai dari luka gores hingga patah tulang. Bahkan saat hujan turun jalan sepanjang 3 kilometer ini layaknya sungai. Akibat batu sebesar bola base ball becampur krikil memenuhi median jalan yang hancur.

” Pokoknya kalau tidak segera di perbaiki warga sini sepakat mau ke PU, untuk menagih janji perbaikan jalan ini. Hampir setiap 3 hari ada saja yang jatuh, apa lagi pas hujan sudah bukan jalan lagi, lebih pasnya sungai,” Jlentrehnya.

Senada dengan Jayadi. Supriyanto (53) warga Desa Mategal mengungkapkan, warga telah bosan menunggu janji janji dari DPU BMCK untuk memperbaiki jalan yang hancur.

”  Wes waleh, tau tanduri pisang, tau gasangi watu, pancet ae ( sudah bosan, sudah pernah ditanami pisang, ditaruh batu, sama saja.red).“ ujarnya salam bahasa Jawa.

Sementara itu. Kabid Bina Marga DPU BMCK Magetan, Muchtar Wahid, meminta warga untuk sabar. Pasalnya pihaknya telah menganggarkan Rp 2,85 Miliar, untuk penambalan jalan Mategal-Kali Pucang sejauh 3 Kilometer, dan pengaspalan Hotmik sepanjang 1,5 Kilometer, yang akan dikerjakan pada April 2016 mendatang.

” kami minta warga bersabar dulu, ini masih proses lelang, April akan kita kerjakan untuk tahap I penambalan jalan mulai dari desa Mategal hingga Kali Pucang, serta pengaspalan Hotmix 1,5 Kilometer, dengan anggaran 2,85 miliar dari DAK APBD Ta. 2016,” ujarnya(ROH/MK)



Diberdayakan oleh Blogger.