Talud Jembatan Bulu Longsor, Warga Kesulitan Air Bersih

Sukomoro - Hujan deras selama 12 jam yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan, membuat talud jembatan Kedung sepanjang 50 meter yang berada di Rt 2 Rw 2 Desa Bulu, Kecamatan Sukomoro, longsor.

Dari data di Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Magetan, kejadian longsoranya talud setinggi lebih dari 5 meter itu, terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Derasnya air hujan, mengakibatkan talud tidak mampu menahan besarnya debit air, sehingga membuat talud jalan yang menjadi akses utama warga Desa Bulu itu longsor.

Kejadian ini membuat 50 KK yang mendiami wilayah ini terisolasi. Warga pun terpaksa memutar sejauh 10 KM bila ingin menuju Kecamatan Sukomoro.
Tak hanya itu, akibat longsoran talud yang dibangun sejak 1980 itu, juga memutuskan pipa PDAM sepanjang 20 meter, yang mengakibatkan puluhan warga di RW 2 ini pun kesulitan air bersih.

Solikin, warga Rt 2 Rw 2, Desa Bulu, Kecamatan Sukomoro mengatakan, saat kejadian ia mendengar suara gemuruh yang berasal dari sisi jembatan Kedung. Saat dilihat ternyata talud jalan telah longsor dan memakan hampir separuh badan jalan. ‘’Kejadianya sekitar pukul 18.30 sore. Saat hujan deras, saya dengar suara gemuruh yang berasal dari jembatan. Waktu dilihat, ternyata talud sebelah kiri sudah longsor, dan memakan badan jalan. Pipa PDAM juga putus, jadi warga kesulitan air bersih.” ungkapanya.

Kepala BPBD Magetan Agung Lewis mengatakan, pihakya terpaksa menutup badan jalan lantaran sisi kanan jembatan juga telah retak sepanjang 50 meter dan sewaktu-waktu bisa longsor. ‘’Jalan yang longsor saat ini kami tutup, karena talud disisi kanan jembatan sudah mualai retak dan membahayakan. Untuk pipa PDAM yang putus kami sudah laporkan untuk segera diperbaiki,” ujarnya.

Agung mengungkapkan, untuk mengantisipasi longsoran tidak semakin parah, pihaknya telah berkordinasi dengan TNI dan Polri untuk membangun talud sementara dari sak pasir. ‘’Kita sudah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk membangun talud sementara dari sak pasir, di lokasi longsor. Kami akan melakukan kerja bakti, juga dengan warga sekitar,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, dilokasi kejadian petugas masih menutup jalan dengan menggunakan tong dan bambu, serta pipa PDAM yang putus pun telah diperbaiki. (roh/rud)

Diberdayakan oleh Blogger.