Sebulan 4 ODHA Meninggal, Dua Diantaranya Warga Magetan Selatan

Foto: Ilustrasi HIV
Magetan - Penderita Virus HIV Aids di Kabupaten Magetan mulai berguguran. Pasalnya, selama sebulan saja, empat orang dengan HIV Aids (ODHA) tercatat telah meregang nyawa akibat virus yang belum ada obatnya ini.  

Dari data Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Magetan tercatat, selama periode 1-29 April ini, sedikitnya ada 4 ODHA yang telah tewas akibat virus Aids, yakni dua ODHA di Kecamatan Parang, 1 ODHA di kecamatan Panekan, dan 1 ODHA di kecamatan Karangrejo.

Bahkan, mayoritas korban yang tewas iniberprofesi sebagai ibu rumah tangga.
Kepala Bidang P2PL Dinkes Magetan, Didik Setyo Margono mengatakan, tewasnya 4 ODHA di 3 Kecamatan ini akibat virus Aids yang menyerang tubuh mereka sudah akut, dan mayoritas korban yang tewas menolak untuk menjalani pengobatan

”Ada 4 ODHA selama bulan April yang tewas, mayoritas mereka ini menolak berobat akhirnya virus semakin berekembang biak dan merenggut nyawa mereka,” ujarnya.

Didik merinci, hingga kini sedikitnya ada 363 penderita AIDS di Kabupaten Magetan, dengan 156 orang telah meninggal dan 207 lainya masih hidup. ” Sejak tahun 2002 sampai 2016 ini, dikabupaten Magetan ada 363 penderita Aids, 156 diantaranya sudah meninggal dan yang hidup ada 207 orang. 41 diluar kota, dan 166 ada di Magetan.” ungkapnya.

Mayoritas ODHA di Kabupaten Magetan yang masih hidup ini berada di Kecamatan Maospati, dengan kriteria pekerjaan wiraswasta.
Dinkes sendiri rajin memantau gerak gerik ODHA yang hingga kini masih dinyatakan hidup, dengan meminimalisir penularan Aids melalui Sexs bebas.(roh/mk)


Diberdayakan oleh Blogger.