Larung Sesaji, Wujud Syukur Atas keberadaan Telaga

Larung sesaji telaga sarangan
Plaosan- Acara larung sesaji di telaga sarangan, kabupaten magetan,(15/4) dipadati pengunjung. tradisi tahunan ini diadakan sebagai bentuk rasa syukur warga lereng gunung lawu atas rejeki dan keselamatan yang telah diberikan oleh Tuhan atas keberadaan telaga, sehingga bisa menambah perekonomian masyarakat sekitar.

Tradisi larung sesaji sarangan diawali dengan arak- arakkan empat gunungan yang berisi hasil bumi berupa nasi tumpeng raksasa dan sayur mayur, dengan start dari kantor kelurahan setempat, menuju ke telaga sarangan.

Usai diserahkan ke Bupati magetan dan didoakan, tumpeng raksasa dan sayuran hasil bumi dari masyarakat sekitar di naikkan perahu motor di bawa ke tengah telaga di antar oleh Bupati dan pejabat pemkab magetan.

Puncaknya, Tumpeng raksasa sesampainya di tengah telaga di larung, ditenggelamkan ke air. Bupati magetan, Sumantri mengatakan, acara ini selain untuk mendongkrak wisatawan berkunjung, larung saji ini juga sebagai rasa syukur masyarakat kepada sang pencipta atas keberadaan telaga sebagai tempat mencari nahkah, dan keselamatan selama ini.

Agenda tahunan ini mendapat apresiasi dari para wisatawan yang berkunjung di telaga,tak hanya pengunjung dari daerah sekitar, tapi juga dari luar daerah, salah satunya seperti yang di utarakan Nisrina Nur Ataya, warga Jember yang sedang berwisata ke sarangan, mereka berharap event seperti ini terus ada dan semakin menarik,” senang bisa ikut acar di larung sesaji ini, semoga juga mendapat berkah dari acara ini, dan semga makin menarik lagi ke depannya.” Ujarnya.(wan/Choiri)









Diberdayakan oleh Blogger.